Skip to Content
Loading...
As'adiyah Baru Orai
As'adiyah Baru Orai
Online
Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh...

RAYAKAN MILAD KE-13, IKATAN ALUMNI KELOLA PENUH FESTIVAL ANAK SHOLEH (FAS) BARU ORAI

LAELO – Semangat syiar Islam kembali membara di Lingkungan Baru Orai. TPA Baru Orai Tempe bersama MDA As’adiyah Cabang No. 44 Baru Orai resmi membuka gelaran tahunan bergengsi, Festival Anak Sholeh (FAS) yang ke-13. Acara pembukaan yang sarat akan nuansa kekeluargaan ini dilaksanakan di lantai 3 Gedung Madrasah As’adiyah Baru Orai pada Kamis, 25 Desember 2025.

Gelaran tahun ini terasa sangat istimewa karena sepenuhnya dikelola oleh IKAMAD-ASBAR (Ikatan Alumni Madrasah As’adiyah Baru Orai) yang ditunjuk langsung oleh pihak Yayasan sebagai panitia pelaksana. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif para alumni dalam jajaran petugas acara; Heppy Syamsu Alam bertindak sebagai MC, Asrijal melantunkan ayat suci Al-Qur'an, dan Nurul Arifka memimpin laporan sebagai Ketua Panitia.

Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 28 Desember 2025 ini dihadiri oleh Sekretaris Lurah Laelo, Ketua Yayasan, jajaran kepala madrasah, para alumni, serta orang tua santri yang antusias menyaksikan putra-putri mereka berlaga.

Pesan Inspiratif Ketua Yayasan

Ketua Yayasan, Salmubi, S.Sos., S.S., M.I.M., dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas konsistensi pelaksanaan FAS hingga edisi ke-13. Beliau turut berbagi kisah perjuangan dan "liku-liku" dalam membina generasi di Lingkungan Baru Orai.

 "Kami bangga melihat buah dari perjuangan selama ini. Alumni kita telah banyak yang berprestasi; ada yang sudah sarjana, menjadi Hafidz Al-Qur'an, menempuh studi di Mesir, bahkan salah satu Pembina sekaligus Kepala MDA kita saat ini tengah menyelesaikan pendidikan S2," ungkapnya memotivasi para hadirin.

Eksistensi MDA di Era Baru

Senada dengan hal tersebut, Kepala MDA, KM. Ahmad Syukur, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas eksistensi madrasah yang tetap kokoh hingga saat ini. Di hadapan para orang tua, beliau menekankan pentingnya peran Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai penyempurna pendidikan formal.

Beliau juga memberikan kabar gembira terkait kebijakan nasional, di mana Presiden Prabowo baru-baru ini menandatangani perubahan struktural yakni pemisahan Ditjen Pontren dari Ditjen Pendis. Hal ini dipandang sebagai angin segar dan bentuk pengakuan negara yang lebih besar terhadap institusi pendidikan keagamaan seperti MDA dan Pondok Pesantren.
Cabang Lomba

Festival kali ini akan menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan kemampuannya dalam berbagai cabang lomba, di antaranya:
 * Praktek Wudhu
 * Praktek Sholat
 * Hafalan Do'a Harian
 * Lomba Adzan
 * Cerdas Cermat Al-Qur'an (CCQ)
 * Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil)
 * Tadarrus
 * Hafalan Hadits
 * Hafalan Juz Amma
 * Baca Iqro'
 * Mewarnai

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?